Panduan Praktis Menyusun Training Need Analysis (TNA)

Identifikasi

Beberkan GAP

Focus Intervensi

Pengertian

Memastikan adanya sejumlah instrumen yang mampu menemukan gap dalam permasalahan kinerja

Memastikan adanya kesenjangan antara kemampuan yang ditunjukkan dibanding tuntutan yang seharusnya, yang intervensi penyelesaiannya berada dalam wilayah training yaitu Knowledge, Skill, Attitude (KSA) karyawan

Memastikan adanya hasil rekomendasi training yang spesifik, logis, reasonable

Contoh

Wawancara, survey, kuisioner, FGD

Training diselenggarakan bukan sekadar memenuhi pesanan, program, atau target kerja

Rekomendasi tidak didasarkan atas pertimbangan ‘kayaknya- lazimnya-cocoknya’

Langkah Kerja

Pelajari bahan-bahan/literatur yang terkait dengan modul pelatihan yang akan diselenggarakan (bahan dapat dipejari dari buku/internet)

Buatlah survey/angket/kuisioner dari literatur tersebut

Susun list/daftar pertanyaan yang bertujuan mempertajam materi pembahasan, sebelum diskusi TNA dengan Narasumber diadakan

Dari hasil survey/diskusi diperoleh sejumlah informasi yang sangat beragam

Buat analisa kebutuhan pelatihan dengan berpedoman pada hal-hal sbb:

Temukan pokok-pokok yg mjd akar persoalannya, kemudian susun menjadi dua klasifikasi:

Klasifikasi I: Gambarkan gap antara apa yang dituntut dengan apa yang ditunjukkan (intervensi dgn training),

Klasifikasi II: Gambarkan persoalan-persoalan yang berkait dengan hal-hal di luar training (gaji, ketidakpuasan, tempat kerja, peralatan dll)

Setelah menemukan pokok-pokok persoalan yang dapat diintervensi melalui training, kemudian klasifikasikan berdasarkan sasaran training dalam ranah Knowledge, Skill, Attitude

2 Tanggapan to this post.

  1. Posted by ridwan1966 on April 19, 2009 at 9:48 am

    Selamat Pagi
    mohon kirimkan modul dan jadwal trainingnya, ke email: Ridwan.usman@sea.ccamatil.com

    wassalam

    Ridwan

  2. [...] Panduan Praktis Menyusun Training Need Analysis (TNA) [...]

Tanggapi posting ini

Anda harus login untuk menuliskan komentar.