PORTAL TRAINING INDONESIA

Icon

Terus Berkarir atau Memilih Keluarga?

Seorang eksekutif perusahaan di daerah Sudirman Jakarta, sebut saja namanya Rina menyampaikan sharingnya sbb:   “Dalam karir saya sekarang, sungguh menyenangkan & sungguh mengesankan. Apa yang selama ini saya citakan tercapai sudah”.

Salary bagus, kerjaan menantang, team kerja memadu bukan kepalang. Ide-ide terpendam bisa tertuang di kantor yang sekarang. Sering pulang ke rumah bahkan setelah jam 11 malam. Kerja ini sungguh mengasyikkan.

Namun jiwa, hati dan pikiranku pernah remuk redam. Otak bahkan serasa pindah kedengkul sudah. Anak semata wayangku yang berusia 5 tahun saat itu sakit berat. Aku gusar bukan kepalang. Dimana eksistensi diri ku sebagai ibu? tanya Rina yang bersuamikan seorang eksekutif muda juga di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Read the rest of this entry »

Filed under: Karir

Membeli Waktu

iwan-erstyawan.jpg

Kapan saatnya kita berganti karir, pekerjaan, atau memulai usaha? Jika pertanyaan ini diajukan di kelas training tanggapannya bisa berbagai macam, mulai dari hanya bergumam sampai mempermasalahkan mengapa harus menjawab. Namun sebenarnya jawabannya adalah ketika kita sudah merasa perlu untuk membeli waktu.

Dari siklus hidup manusia, jelas kita saat ini ada diusia emas, dengan energi yang sangat besar dan ambisi serta cita-cita yang juga sangat tinggi. Kita juga pasti sudah menetapkan target-target tertentu dalam hidup kita. Entah punya mobil, entah punya rumah type 21 (tanahnya 2 hektar rumahnya 1), entah memberikan pendidikan anak ke luar negeri atau bahkan yang sedang ngetren, pensiun muda kaya raya gemah ripah loh jinawi bisa jalan-jalan terus keluar negeri tapi tidak khawatir makan sehari-hari.

Apapun yang saat ini kita lakukan, putuskan dan usahakan pasti bermuara pada pencapaian target itu.

Masalahnya usia emas ini tidak berlangsung lama, paling-paling hanya berlangsung 20-an tahun atau bahkan lebih singkat. Seiring dengan makin tingginya usia kita, pasti kesehatan, vitalitas dan energi akan semakin berkurang. Biaya-biaya check in (di RS) juga makin tinggi. Semangat juga sudah mulai berkurang, apalagi ambisi untuk meraih sesuatu. Read the rest of this entry »

Filed under: Karir, Keuangan Keluarga, Pengembangan Diri, Pindah Kuadran