Jadi Leader, Beban atau Berkah?


Anda ingin jadi Leader?

atawa sekarang sudah jadi Leader

Itu lumrah, itu wajar, itu manusiawi

Siapa sih yang tidak ingin jadi leader?

 

Gaji, fasilitas, jaringan tentu akan makin besar dan luas

Kehormatan, harga diri, status akan makin ’diperhitungkan’ orang

Kemudahan, dan sejumlah previledge akan Anda dapatkan

Kewenangan dan kekuasaan untuk memerintah ada di tangan

 

Sebaliknya,

 

Tanggung jawab tentu akan menumpuk

Akan di punish pertama kali, bila timnya gagal

Akan ketemu anak buah dgn karakter yang nyebelin abis

Sering dikasih target oleh ATASAN yang gak masuk akal, seraya berkata:

Elo khan gue angkat untuk mempermudah, bukan mempersulit gue?”

 

Sebelum melangkah ke ARAH sana, atau bila Anda SUDAH jd Leader

Coba mari bertanya dalam hati dan pikiran kita

Apa NIAT Anda SEMULA menjadi seorang LEADER?

Karena di situlah INTI JAWABANnya

 

 

Jadi…menjadi Leader itu BEBAN atau BERKAH?

7 pemikiran pada “Jadi Leader, Beban atau Berkah?

  1. berkah pada awalnya.. karna sebagai manusia harus lebih banyak2 bersyukur, beban adalah ketika ada yang tidak beres dalam etos kerja.. !! !@#$%^&*(*&^%$#@!;)

  2. Niat-niat benar sekali ungkapan ini.. motivasi dalam istilah agamaku, “amal itu tergantung dari niat” ah sok tahu aku.. salam kenal bos…🙂

  3. penting banget niat itu… tapi kalo di tengah2 motivasinya down bukannya sama saja menjadi beban….
    yah memang awalnya kita semacam berkah untuk melaksanakan tanggung jawab…

  4. Salam kenal bung Krisnawan.
    Menjadi leader tidak lepas dari keyakinan diri dan kepercayaan orang lain kepada kita, baik atasan maupun bawahan. Bila ditanyakan kepada saya, memilih menjadi leader atau boss, maka saya akan memilih menjadi leader karena leader adalah orang yang bekerjanya selalu mengajak dan dengan kata let’s dan bukan “memerintah”. Leader akan mengajak orang untuk pandai dan bekerja bersama. Ini adalah point of view saya. Kembali ke pertanyaan, jadi leader itu beban atau berkah? adalah berkah! tidak semua orang dilahirkan jadi leader! Menurut saya, menjadi leader itu perlu diasah dan tidak bisa instan. So, leader is berkah bukan beban. Yang penting adalah penanaman ke diri sendiri bahwa menjadi Leader bukan Beban dan jangan jadikan Beban. Hal itu merupakan amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya. Yang tidak kalah penting adalah motivasi diri untuk lebih baik dari hari ke hari dan mau belajar dari manapun dan siapapun. Satu hal yang tidak kalah menariknya adalah Leader akan muncul dan kelihatan di saat adanya krisis … krisis apapun itu. So mari asah jiwa Leader Anda. Selamat Berkarya dan Sukses untuk Anda semua. Salam, es

  5. Insy4jji berkah pa krisnawan… karena perlu disadari bahwa Allah memberikan amanah kepada hambaNya sebagai khalifah di muka bumi ini. Setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri, karena setiap orang bertanggung jawab dengan setiap sikap dan tindakannya. jadi menurut saya seorang leader tidak hanya suatu jabatan di kantor baik direktur/manager. bahkan ibu rumah tangga sekalipun adalah leader untuk kesuksesan anak-anaknya. trainer adalah leader dan mentor untuk traineenya… SO LEADER adalah ANUGERAH!!! Jadi LEADER Siaapa Taakuut!!!! Keep On Burning🙂

  6. Siapa takut jadi LEADER, esensi sejati seorang LEADER dengan TRAINER sama, yaitu pelatih/pengembang nilai2 kehidupan (COACH)

    Satu hal yang berat adalah JARKONI, ngaJAR tur nglaKONI

    Bukan begitu Bung!!

  7. @Bang Zab
    Benar sekali pendapat sampeyan:)

    Makasih lho udah berkenan mampir. Kapan boleh main ke Rancamaya lagi…?

    Oke, Kebetulan jadi leader saya sudah. Jadi Trainer ya sekarang ini saya jalani. Artinya dua-duanya sudah:), dari 2 pengalaman tsb, rupanya memang sangat mirip.

    Nah kalau saya, MENGAJAR adalah BELAJAR. Siapa yang ingin belajar paling efektif, ya bertindaklah seolah-olah akan ngajar.

    Jarkoni? ya justru ngajar itu paling powerfull kalau udah dilakoni dulu tho Bang ZAB? kalau saya prinsipnya gitu…ndak tahu kalau pengajar dari tetangga sebelah:)

    Oke, maju terus…Salam Progresif Bang ZAB!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s