Rahasia di Balik Bezoek, Melayat


Di tengah aktifitas harian yang tidak harus kerja dari jam 8 sd 17, tidak harus kerja setiap hari, saya dapat predikat baru dari keluarga. Yaitu, spesialis pembezoek dan pelayat. Tiap ada saudara atau warga sakit, apalagi meninggal di luar kota pas hari kerja, pilihan pertama pasti jatuh ke tangan saya. Hmmm.

Pertama-tama memang tak ada pilihan. Namun lama-lama kok banyak maknanya. Ya, saat bezoek dan melayat jutru di situ saya bisa mengaca, betapa indah hidup ini. Bersyukur masih bisa jalan, bisa makan dengan enak, bisa bergerak dengan bebas, bahkan tidur dengan pulas.

Menjadi bersyukur punya masalah meski berat. Menjadi ringan masalah, selepas pulang dari RS atau pelayatan. Ya, karena masalah yang saya hadapi tidak lebih berat dari perjuangan mereka yang sakit. Atau sesedih keluarga yang ditinggalkan orang tercinta.

Jadi saat Anda sedang mengalami masalah berat, tak salah di coba untuk mengunjungi rumah sakit walau sebentar saja. Atau sekedar melihat suasana pelayatan di rumah duka. Rasakan auranya sampai merasuk jiwa. Dan rasakan pula pengaruhnya sepulang dari sana.

Hidup ini sangat menarik, kecuali bagi yang tidak tertarik.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s