Gigitan Julia Perez Mencengangkan


Memang mencengangkan. Paling tidak itu yang saat ini terkadung pada NAMA Julia Perez. Hanya dalam hitungan menit sejak tulisan Roket Julia Perez Melesat ini terposting, ‘gigitan’nya sungguh luar biasa. Kunjungan pembaca memperlihatkan gerakan abnormal, mirip dengan gejala cuaca saat ini. Dimulai dari angka 5, 9, 15, 35, 40, 63, 75, 87, 100, 120, 137, sampai 146, tak sampai 24 jam! Padahal biasanya satu tulisan saya, mentok di angka 15 hits/hari, ndak lumrahkan?

Masih ada 4 rekor lain yang berhasil ditorehkan pada statistik wordpress.com tanggal 26 Juni 2007 tsb, yaitu:

  1. Blog paling tumbuh cepat di wordpress.com berbahasa Indonesia.
  2. Pernah duduk di puncak top post tulisan di wordpress.com, diantara puluhan ribu judul tulisan lain.
  3. Sejak April 2007 saat blog saya lahir, baru kali ini tercatat hits sehari 577.
  4. Masuk jajaran growing blog berbahasa Inggris di peringkat 17 diantara ratusan ribu blog on WordPress.com

Apa kuncinya?… nama Julia Perez! Meski tulisan saya yang lain, saya pikir lebih dalam, lebih berisi atau menginspirasi, namun MARKET berbicara lain.

Namun, bukan pencapaian-pencapian angka di atas yang menjadi point saya! Justru saya ingin menjadikan hal ini sebagai bahan pembelajaran. Khususnya saat kita nanti mau menjual suatu produk/jasa di market riil, bila dikaitkan dengan RESPON PASAR. Point-point pemikiran tsb adalah sbb:

  1. Rasa ingin tahu konsumen bila dikelola dengan pas-fokus, akan menjadi magnet yang kekuatannya luar biasa
  2. Banyak konsumen yang lebih tertarik kemasan daripada konten, pada tahap awal jualan
  3. Memahami perilaku konsumen adalah modal penting untuk sukses menembus market
  4. Pemilihan figur dan momentum pada kegiatan promosi mengambil peran sangat penting
  5. Need konsumen untuk memperoleh hiburan cukup tinggi saat ini. Potensi ini menarik untuk dimanfaatkan entreprenuer, produsen, maupun marketer
  6. Pencapaian best performer akan menarik pencapaian prestasi yang lain. Karena saat di puncak, makin mudah dilihat oleh konsumen. Effort kerjapun bisa lebih ringan.

‘Dibalik semua kejadian hidup, pasti terkandung hikmat pembelajaran’.

Pun dari tulisan seorang Julia Perez ini…

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s