Panduan Praktis Menyusun Training Need Analysis (TNA)


Identifikasi

Beberkan GAP

Focus Intervensi

Pengertian

Memastikan adanya sejumlah instrumen yang mampu menemukan gap dalam permasalahan kinerja

Memastikan adanya kesenjangan antara kemampuan yang ditunjukkan dibanding tuntutan yang seharusnya, yang intervensi penyelesaiannya berada dalam wilayah training yaitu Knowledge, Skill, Attitude (KSA) karyawan

Memastikan adanya hasil rekomendasi training yang spesifik, logis, reasonable

Contoh

Wawancara, survey, kuisioner, FGD

Training diselenggarakan bukan sekadar memenuhi pesanan, program, atau target kerja

Rekomendasi tidak didasarkan atas pertimbangan ‘kayaknya- lazimnya-cocoknya’

Langkah Kerja

Pelajari bahan-bahan/literatur yang terkait dengan modul pelatihan yang akan diselenggarakan (bahan dapat dipejari dari buku/internet)

Buatlah survey/angket/kuisioner dari literatur tersebut

Susun list/daftar pertanyaan yang bertujuan mempertajam materi pembahasan, sebelum diskusi TNA dengan Narasumber diadakan

Dari hasil survey/diskusi diperoleh sejumlah informasi yang sangat beragam

Buat analisa kebutuhan pelatihan dengan berpedoman pada hal-hal sbb:

Temukan pokok-pokok yg mjd akar persoalannya, kemudian susun menjadi dua klasifikasi:

Klasifikasi I: Gambarkan gap antara apa yang dituntut dengan apa yang ditunjukkan (intervensi dgn training),

Klasifikasi II: Gambarkan persoalan-persoalan yang berkait dengan hal-hal di luar training (gaji, ketidakpuasan, tempat kerja, peralatan dll)

Setelah menemukan pokok-pokok persoalan yang dapat diintervensi melalui training, kemudian klasifikasikan berdasarkan sasaran training dalam ranah Knowledge, Skill, Attitude

5 pemikiran pada “Panduan Praktis Menyusun Training Need Analysis (TNA)

  1. Ping balik: Profile Perusahaan BENTOEL Group « Caranya Cari UANG Tanpa MODAL

  2. Bertepatan dengan project saya di kantor untuk buat TNA, informasi ini sangat membantu. Meski demikian saya masih tetap bingung menyusun formatnya seperti apa..:( 2 bulan yang lalu saya ikut pelatihan menyusun TNA, tapi sangat teoritis dan perlu bimbingan intensif untuk mengaplikasikannya..:( tapi saya tetap jalankan sesuai teori tersebut, mudah2an bisa ketemu “celahnya”..

    Salam,
    Hikmat S

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s