Hanya Orang Yang Sangat Terlatih, Yang Layak Mengajar Orang Lain


Meski kalau salah operasi tak menyebabkan pasien mati, tidak kemudian seorang yang pengin jadi Trainer bisa langsung bisa menyebut dirinya seorang Trainer.

Trainer adalah orang yang SANGAT TERLATIH. Karena kompetensinya yang sangat teruji inilah ia baru dikatakan layak MENGAJAR orang lain. Hmmm, sederhana pengertiannya namun sungguh dalam maknanya.

Kalimat ini menjadi renungan mendalam bagi saya. Sejauh mana saya sendiri maupun Anda, sudah berada dalam kapasitas SANGAT TERLATIH ini? Tidak menutup mata memang, bahwa perkembangan dunia training tumbuh menggembirakan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan kualitas manusia yang lebih unggul, tak bisa dipungkiri akan memunculkan banyak Trainer baru.

Bukan berarti Trainer yang sudah malang melintang, juga sudah pantas dikategorikan sebagai TRAINER. Sejauh manakah pemahaman atas makna SANGAT TERLATIH ini mendapat pondasi akar kuat? Maklum di Indonesia lembaga yang menstandarisasi kompetensi Trainer masih belum terdengar kiprahnya.

Mari kita kembali ke diri sendiri dulu. Jika kita belum memenuhi kualifikasi sebagai orang yang SANGAT TERLATIH, sudah pantaskah kita menyebut diri sebagai Trainer? Atau masihkah kita dengan alasan kesempatan, melakukan prinsip aji mumpung dengan mengambil porsi Training yang bukan menjadi kompetensi inti kita?

Tak ada kunci yang lain, selain terus melatih diri, dan berlatih diri. Makin sering, makin banyak, makin tekun melatih dan berlatih diri hingga kita berada di atas standar kemampuan orang lain, agar masuk dalam kategori SANGAT TERLATIH.

Ingat, hanya orang yang SANGAT TERLATIH lah yang LAYAK MENGAJAR orang lain.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s