Sadari, Apa yang Tidak Saya Sadari, Mengontrol Saya


Saat pertama kali tiba di meja kerja anda tiap pagi, apa aktivitas yang biasa anda lakukan? coba juga tengok rekan kerja anda sebelah meja, apa juga yang dia lakukan, samakah dengan anda? Kemudian amati dari hari ke hari dan bandingkan anda dan rekan anda tersebut, munculkah satu pola yang menetap, yang tanpa anda dan dia sadari menjadi satu behaviour yang mengontrol anda?

“Oh saya menyadari kini, banyak aktivitas dalam pekerjaan saya yang terjadi tanpa saya sadari sebelumnya”, mungkin demikian hasil perenungan anda. Ini bisa disamakan dengan aktivitas apa yang biasa anda lakukan saat pertama kali bangun dari tempat peraduan, dari tempat tidur. Akan ada yang “tanpa sadar” pergi ke kamar kecil, ada yang tiduran lagi di sofa, ada yang langsung berdoa pagi, ada yang langsung pergi ke dapur, ada yang ambil minum, ada yang langsung sikat gigi. Ya behaviour yang tidak disadari ini apakah sudah mengontrol anda?

Nah, apa jadinya jika itu terjadi dalam aspek pekerjaan yang lebih prinsipiil? jika saya ada di ruang rapat, jika saya terlibat komunikasi dengan orang lain, jika stress sedang menekan saya, jika saya sedang berselisih dengan atasan, jika saya sedang memimpin anggota tim kerja?

Coba amati, dengar, dan rasakan mulai kini, setiap respon diri maupun respon orang lain terhadap sesuatu stimulus, apakah itu respon yang terjadi tanpa kita sadari yang ternyata selama ini telah mengontrol kita?

“Saya hanya dapat mengontrol apa yang saya sadari. Apa yang tidak saya sadari mengontrol saya.”

Sadar, sadari, sadarkan…

Jadi kalau sekarang anda menemukan boss yang cerewet, sering marah-marah, sering nyari kesalahan anak buah, sudah tahu khan resepnya, amati apakah itu bentuk kesadaran atau ketidaksadaran dia. Anda akan tahu sebenarnya siapa yang mengontrol dia he3x.

Sebaliknya jika anda punya anak buah yang gampang grogi, sulit diajak maju, sulit komunikasi atau mengekspresikan diri, sering demotivasi, suka menyalahkan pimpinan dan rekan kerja, amati juga apakah itu bentuk kesadaran atau ketidaksadaran dia. Anda akan juga tahu sebenarnya siapa yang mengontrol dia he3x.

NLP mampu membongkar dan memfasilitasi apa yang dilakukan dengan tidak disadari >>> menjadi disadari. Karena hanya dengan KESADARAN memberikan kemampuan kepada seseorang untuk mengontrol pikiran, perilaku, dan habits…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s