Manusia diberi kemampuan membalikkan keadaan, sementara kucing hanya mampu membalikkan piring penutup ikan asin…

Saudara, apapun keadaan Anda saat ini ; apalagi yang sedang mengalami persoalan berat, berita baiknya Anda diberi anugerah kemampuan untuk membalikkan keadaan, ya membalikkan keadaan…

Bagi manusia yang mau berusaha mencari dan menemukan jalan keluar, selalu tersedia kesempatan untuk membalikkan keadaan. Dari pihak yang kalah, menjadi pemenang. Dari situasi sedih menjadi bahagia, dari miskin berkekurangan menjadi kaya berkelimpahan. Dari anak buah menjadi pimpinan, bahkan dari kutuk mampu menjadi berkat bagi orang lain. Dari terbelenggu menjadi merdeka.

Seni membalikkan keadaan ini ibarat kucing yang didorong oleh kebutuhan lapar perut, dia berusaha naik ke meja makan dan ketika mendapati ada ikan asin yang ditutup piring, ia dengan kaki dan mulutnya menodorong, menserongkan sedemikian piring tersebut untuk mendapati ikan asin yang lezat utk disantapnya. Dari keadaan piring tertutup, menjadi piring terbuka. Namun, ini tentang kemampuan kucing membalikkan piring,  tentu kemampuan Anda jauh lebih dari sekadar demikian khan? 🙂

Kucing dan Ikan Asin Baca lebih lanjut

Iklan

Jurus Ampuh, Sayang Dijauhi: SENI BERTAHAN

WaterManusia mempunyai kuasa dan kehendak bebas dalam kehidupan ini. Segala penemuan ilmu dan teknologi yang saat ini ada adalah bukti yang menjelaskan secara gamblang betapa Manusia dikarunia Tuhan dengan kemampuan yang mengagumkan. Pesawat terbang, computer, HP, Tablet, bahkan hanya dengan tinggal di sentuh maupun dengan suara alat-alat ini dapat dioperasikan ; teknologi berkembang sedemikian rupa.

Saudaraku, di tengah segala perkembangan canggih tersebut pertanyaannya adalah pernahkah Anda berada dalam suatu masa di mana kehidupan ini seolah berada dalam satu titik belenggu, di mana ada satu atau dua persoalan yang benar-benar membuat Anda seperti jalan di tempat, tidak tahu bagaimana jalan keluar untuk mengatasi masalah yang mendera.

Ada yang mengalami hanya 1 bulan saja, tapi ada pula yang mengalami sampai 1 tahun bahkan sampai bertahun-tahun baru mendapatkan titik terang: suatu pencerahan yang membebaskan diri dari belenggu persoalan yang menimpa. Dalam konteks ini sebenarnya segala daya upaya sudah dilakukan: dari menghubungi sahabat-sahabat, meminta saran kepada sesepuh rohaniawan, bahkan hingga berdiskusi intensif dengan pasangan atau boss di kantor. Jalan keluarnya sama, mandeg.

Saya kemudian mencoba belajar dari strategi dan taktik dalam permainan-pertandingan olahraga. Di sepakbola dikenal adanya fungsi back yang tugas utamanya menahan gempuran bola dari striker musuh agar jala tidak kebobolan. Di dunia pencak silat atau beladiri pada umumnya juga dikenal adanya jurus bertahan berupa seni dan skill memperkuat kuda-kuda. Bahkan di permainan catur yang sarat dengan adu strategi berbasis strategic thinking skill juga dikenal varian bertahan untuk mempertahankan/melindungi kehidupan sang raja. Baca lebih lanjut